3. Tergila-gila dengan usia
Sebagian orang yang terganggu dengan bertambahnya usia dan sulit untuk bisa menerimanya. Padahal merasa negatif dengan usia yang dimiliki malah berdampak buruk terhadap proses dan membuat Anda benar-benar merasa tua. Ada sebuah kata kata bijak yang menyatakan bahwa, rahasia untuk tampil awet muda sangatlah muda, dimana Anda hanya cukup meyakini bahwa Anda memang muda.
4. Terlalu Lama duduk
Menurut studi Jurnal BMJ Open, duduk lebih dari tiga jam selama satu hari memungkinkan berkurangnya usia hidup hingga dua tahun. Lalu bagaimana bila memang profesi Anda mengharuskan Anda duduk sepanjang hari? Ya, sebaiknya sempatkanlah untuk berjalan-jalan sejenak, berdiri ketika sedang menerima panggilan telepon atau melakukan gerakan ringan lainnya.
5. Tidur Larut Malam
Kurang istrirahat dimalam hari dapat membuat Anda terkena diabetes tipe 2, obesitas, serangan jantung serta terkena stroke. Selain itu, jika Anda ingin ingatan Anda tetap baik seperti saat masih muda, maka berhentilah untuk selalu tidur larut malam. Selain tidak baik, kebiasaan buruk ini juga sangat berdampak pada kesehatan Anda saat di usia tua.
6. Galau
Kegalauan yang berlarut lama juga dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Hal lain juga pada wanita yang cenderung cemburuan, kesal atau stress di usia paruh baya berisiko mengembangkan Alzheimer di masa mendatang. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang telah berlangsung selama 40 tahun dan diterbitkan oleh American Academy of Neurology.
Tidak perlu melakukan kegiatan ekstra, Namun Anda hanya perlu memperbaiki pola fikir dan sikap untuk bisa mampu menghadapi tekanan hidup yang Anda jalani ketika merasa galau. Selain itu, untuk mencari berbagai solusi terbaik Anda juga bisa pergi ke psikolog.
7. Berjalan Lambat
Berjalan dapat menurunkan risiko berbagai jenis penyakit, membuat tubuh bertambah sehat dan memperpanjang usia. Tapi Anda juga harus memperhatikan teknik yang benar untuk bisa mendapatkan manfaat dari berjalan.
Berdasarkan hasil penelitian dari 39 pejalan kaki di Lawrence Berkeley National Laboratory menemukan bahwa tingkat kematian paling tinggi diantara individu adalah mereka yang cenderung lamban. Walau Anda mengeluarkan energi dalam jumlah yang sama dengan mereka yang berjalan lebih cepat diwaktu yang lebih sedikit, Anda akan lebih berisiko meninggal cepat jika berjalan lambat.