Serba-Serbi Manisan Buah Terlaris di Tasikmalaya

Serba-Serbi Manisan Buah Terlaris di Tasikmalaya

Berikut daftar manisan buah di Tasikmalaya

 

1.Manisan Pala

Buah pala memiliki rasa yang khas. Saat dimakan, ada rasa hangat yang menjalar dari area tenggorokan ke hidung. Secara umum, olahan buah pala itu dikenal dengan sebutan manisan pala basah dan pala kering. Pembedaan itu terkait cara pembuatannya. Bahan baku utamanya tetap sama, yaitu buah pala.

Dalam bahasa India, buah pala dikenal dengan sebutan jadikeir. Sedangkan dalam bahasa China disebut loahau. Di Eropa, pala diolah sebagai minuman penghangat badan dan biasanya diminum ketika musim dingin tiba. Tanaman pala ini umumnya bisa menghasilkan buah setelah berumur 7 tahun.

Pembuatan manisan pala cukup sederhana. Buah pala yang telah dikupas kemudian diiris sesuai bentuk yang diinginkan. Buah itu selanjutnya direndam dalam air garam selama 1×24 jam.

Untuk jenis manisan pala kering, usai direndam air garam daging buah pala itu kemudian dicuci. Lalu daging buah pala itu diolesi gula pasir dan dijemur. Pengolesan dilakukan hingga 2 kali untuk mendapatkan rasa yang manis. Setelah itu ditempatkan di wadah yang kering dan siap dinikmati.

Jenis manisan pala basah lain lagi prosesnya. Setelah direndam air garam dan dicuci, pembuatan manisan dilanjutkan dengan proses fermentasi. Daging buah pala direndam di dalam air gula. Selain buah pala itu sendiri, air dari manisan pala basah itu juga dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

2.Manisan Kedondong

Kedondong, buah yang memiliki rasa asam ini digemari pencinta buah. Terutama bagi Anda yang suka membuat rujak, kedondong tidak pernah terlewatkan.

Tapi, jika Anda ingin memakan kedondong dengan cara berbeda, tidak ada salahnya membuat manisan kedondong. Manisan kedondong cocok dinikmati ketika cuaca sedang panas. Apalagi ditemani dengan es buah yang dingin. Rasanya terasa lebih segar.

3.Manisan Kolang-Kaling

Kolang kaling sangat cocok diolah menjadi dessert yang manis. Tidak heran, makanan ini sering dijadikan makanan untuk berbuka puasa. Selain itu, kolang kaling juga sering dijajakan oleh pedagang kali lima. Konon kabarnya, manisan kolang kaling merupakan camilan khas Betawi. Makanan yang sering disebut buah atap ini berasal dari biji buah aren yang difermentasikan. Teksturnya lembut dan legit. Sebenarnya, kolang kaling berwarna putih. Akan tetapi, untuk mempercantik tampilan, kolang kaling seringkali dimasak bersama bahan pewarna, seperti sirup.

Manisan Kolang Kaling atau Caruluk (Sunda) “Delima” sejak tahun 1990-an, Khas Sukabumi.

Manisan olahan dari biji buah aren yg dimasak/difermentasi menjadikan makanan ini bertekstur lembut dan legit rasanya. Diproses tanpa bahan pengawet hanya gula dan pewarna merupakan pasta Makanan. Dan proses pembuatan 4 hari menjadikan makanan ini awet hingga 2 bulan.

4.Manisan Ceremai

Cermai, ceremai, cereme atau cerme adalah nama sejenis pohon dengan buahnya banyak sekali. Buah yang masam ini dikenal pula dengan nama-nama lain seperti ceureumoe, chermai, karmay, mayom dan lain-lain.

Cara pembuatannya cukup mudah pertama cuci terlebih buah Cermainya, kemudian taruh dalam panci kecil gula pasir, air dan garam dan sedikit pewarna makanan
Setelah gula larut, masukkan buah cermai dan aduk hingga rata sampai buah matang. Biarkan buah cermai berubah warna dan larutan gula meresap ke dalamnya.
Setelah dingin sajikan. Jika mau lebih mantap, simpan dalam pendingin sebelum dimakan.

5.Manisan Salak

Daging buah salak yang cukup keras ternyata bisa dibuat manisan. Kadang panen salak sangat melimpah sehingga produsen salak kewalahan dalam menjual buahnya. Akhirnya dibuatlah manisan salak yang pedas manis dan nikmat disantap saat musim panas.

Cara pembuatannya cukup simpel rendam beberapa menit potongan salak dengan air kapur sirih Haluskan cabai keriting dan cabai rawit Didihkan 150 ml air, lalu masukkan gula pasir. Aduk hingga seluruh gula cair.Masukkan garam, bubuk kayu manis, dan cabai yang sudah dihaluskan. Masak hingga mendidih.Letakkan buah salak dalam wadah berukuran besar, baluri dengan perasan jeruk lemon.Tuang larutan gula dan cabai ke dalamnya, aduk hingga rata.
Simpan dalam lemari es selama 1-2 hari sebelum disantap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 TASIKASIK.ID